Friday, March 10, 2017

STPP Bogor Bagikan Bibit Cabai ke Masyarakat

Info terbaru - Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Bogor saat ini tengah menyiapkan bibit cabai untuk disebar ke masyarakat. Untuk persiapan tersebut sekolah tersebut menggerakkan mahasiswa-mahasiswi serta staffnya mempersiapkan media semai dan pembibitan cabai sebanyak 20 ribu polybag.

Ketua STPP Bogor, Nazarudin menuturkan, pihaknya selalu mendorong setiap kegiatan kontribusi nyata kepada masyarakat. Salah satunya adalah membagikan benih cabai kepada masyarakat.

STPP Bogor ditargetkan bisa mendistribusikan sekitar 70 ribu bibit kepada masyarakat non tani (rumah tangga). “Sekarang kita curi start dulu sebanyak 20 ribu polybag untuk jurusan penyuluhan pertanian. Nanti yang 10 ribu akan dilakukan jurusan penyuluhan peternakan. Dan akan berlanjut terus,” tutur Nazarudin.

Nantinya bibit cabai yang telah berusia 1 bulan tersebut dibagikan kepada masyarakat sekitar STPP Bogor saat Dies Natalies April mendatang. Tak sekedar membagikan, STPP Bogor juga mendampingi hingga masyarakat bisa mempunyai keinginan memanfaatkan pekarangannya dengan tanaman produktif agar bisa dikonsumsi sehari-hari seperti cabai, tomat, terong dan sebagainya.

Nazarudin mengakui, upaya pembibitan cabai secara massal seperti ini tidak secara langsung menurunkan harga cabai. Namun setidaknya bisa menstabilkan harganya di tingkat konsumen rumah tangga. “Sehingga mari kita tumbuhkan gerakan-gerakan seperti ini khususnya membantu untuk masyarakat menengah ke bawah,” tuturnya.

Tak hanya berupaya membudidayakan tanaman, Nazarudin juga mendorong mahasiswanya menjadi wirausaha mandiri pertanian. Kunci usaha tersebut adalah melihat kejelian pasar. “Yang kita cari dan lihat gejolak pasar. Karena inti dari semua kegiatan adalah di pasar. Jadi, produksilah yang bisa kita jual sehingga cari pasarlah dulu,” katanya.

Dengan demikian, bertanam tak hanya untuk kebutuhan diri sendiri, tapi juga bisa menghasilkan uang. Tak hanya itu, Nazarudin berharap, alumni STPP bisa menularkan pola pikir bisnis kepada masyarakat tani binaannya, sehingga bisa sukses dan bermanfaat bagi pembangunan pertanian. (Sumber : www.tabloidsinartani.com)

Post a Comment

Start typing and press Enter to search