Thursday, March 2, 2017

Respon Positif Perbankan

Sejumlah perbankan nasional, khususnya bank pelat merah (BUMN) sudah terlihat kiprahnya dalam menyalurkan KUR ke sektor usaha kelautan dan perikanan. Respon positif tersebut diharapkan berdampak terhadap pertumbuhan sektor ‘basah’ tersebut.

Contohnya BNI, tahun 2016 sudah memberikan pembiayaan atau menyalurkan KUR kepada 55 nelayan di Pulau Maya, Karimata, Kayong Utara. Begitu juga, BRI telah memberikan akses kredit bagi 30 nelayan di Raja Ampat. “Bahkan, Bank Mandiri juga sudah memberikan kredit kepada sejumlah pembudidaya lele dan gurame di Pantura Jawa,” ujar Endang.

Endang mengatakan, BTN dengan program Laku Pandai sudah menyalurkan kreditnya kepada sejumlah kelompok pelaku usaha kelautan dan perikanan di wilayah pesisir. Diharapkan, tahun ini penyaluran kredit sejumlah perbankan bisa diperluas wilayahnya hingga ke kawasan sentra kelautan dan perikanan terpadu (SKPT) di pulau-pulau kecil terdepan.

Dia juga berharap, ketentuan pembiayaan KUR bagi pelaku usaha mikro hendaknya dapat dibuat pedoman secara bersama. Artinya, kalau ada atau terdapat pelaksanaan teknis di lapangan yang kurang sesuai, Komite KUR agar memberi petunjuk penyelesaian.

“Kami harapkan, dengan hadirnya PPBMU, pembiayaan untuk usaha UMKM dapat lebih dipermudah tanpa persyaratan tambahan seperti agunan atau tambahan ikatan lainnya,” kata Endang.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bagian Pengembangan Produk dan Strategis Bisnis Kredit Program Kantor Pusat BRI, Djoko Purwanto mengatakan, BRI komitmen mendorong pelaku usaha sektor kelautan dan perikanan untuk mendapatkan kemudahan akses kredit, khususnya KUR.

“Kalau pelaku usaha sektor kelautan dan perikanan sudah ada yang mendampingi akan memudahkan mereka untuk mengakses kredit. Selama ini memang tak ada masalah bagi UMKM untuk menyalurkan KUR,” kata Djoko Purwanto.

Djoko mengatakan, komitmen BRI dalam menyalurkan KUR ke sektor produksi (perikanan, pertanian, dan pengolahan, red) bisa dilihat dengan dibentuknya Divisi Bisnis Program Pangan dan Kemitraan di BRI pusat. “Jadi, nantinya ada divisi khusus yang menangani penyaluran KUR ke sektor kelautan dan perikanan, pertanian, dan pengolahan,” ujarnya. (Sumber : tabloidsinartani.com)

Post a Comment

Start typing and press Enter to search