Friday, March 10, 2017

Gatot Kaca, Bibit Sapi Unggul Belgian Blue dari Cipelang

purjianto.top
Info terbaru - Mendengar nama Gatot Kaca pasti terbersit tokoh sakti berotot besi bertulang baja. Nama tersebut juga diabadikan menjadi anak sapi Belgian Blue kelahiran Balai Embrio Ternak (BET) Cipelang.

Nama Gatot Kaca memang tidak salah jika melihat bobot sapi dari bangsa Belgian Blue ini. Bagaimana tidak, saat lahir sudah mencapai 62,5 kg. Dibandingkan sapi Simental atau Limousine yang hanya mencapai bobot rata-rata 30 kg. Uniknya, Sang Gatot Kaca ini memiliki darah murni bangsa Belgian Blue. Sehingga saat berusia dua tahun, bisa mencapai bobot 1,5 ton.

Kepala Balai Embrio Ternak (BET) Cipelang, Oloan Parlindungan mengatakan, bibit sapi Gatot Kaca dilahirkan dengan cara transfer embrio dari indukan bangsa Belgian Blue sehingga dihasilkan anakan murni.

“Metodenya mirip dengan proses bayi tabung. Dengan menggunakan ovarium dan sperma dari induk Belgian Blue. Karena bobotnya yang besar, proses kelahirannya pun dilakukan dengan caesar,” papar Oloan.

Berbeda dengan sapi Limousine, sapi jenis Belgian Blue ini mempunyai banyak keunggulan. Mulai dari pertumbuhan yang cepat hingga jenis daging yang berbeda. Pertumbuhan sapi jenis Belgian Blue ini bisa mencapai 1,7-2 kg/har. Terlihat dari otot-ototnya yang berada di sekitar punggung, pinggang dan kaki.

Sapi Belgian blue memiliki organ dalam dan kulit 15% lebih kecil dibanding sapi biasa sehingga sapi ini tidak dapat banyak makan rumput. Hal ini karena tidak cukup banyak ruang untuk menyimpan rumput dalam perut. Karena itu sapi ini hanya makan pakan olahan seperti jerami dan konsentrat yang terbuat dari biji-bijian dan kedelai.

Oloan mengungkapkan, melihat bobotnya yang luar biasa, keunggulan Belgian Blue terletak pada persentase karkas yang dihasilkan. Dibandingkan dengan simental dan limousine yang hanya 47%, jenis Belgian Blue ini memiliki karkas sebanyak 73%.

“Ini berarti sapi Belgian menghasilkan daging lebih banyak dan menghasilkan sedikit limbah atau hasil samping (kotoran, kulit, organ dalam, dan lain sebagainya),”’ katanya.

Ciri daging sapi Belgian Blue ini adalah teksturnya yang terkenal empuk dengan sedikit lemak. Karena itu harga daging sapi Belgian Blue lebih mahal jika diekspor keluar negeri. Namun di Belgia, hampir semua daging sapi yang dijual adalah jenis Belgian Blue.

Kerjasama Swasta

Untuk menghasilkan bibit sapi unggul Belgian blue pemerintah menjalin kerjasama dengan PT Lembu Biru sebagai investor. Salah satu owner PT Lembu Biru Indonesia, Faizal Yogi Birowo menyatakan minat investasi karena alasan kebutuhan daging sapi yang setiap tahun meningkat, tapi produksi dalam negeri belum bisa memenuhi.

“Kita cari jenis sapi yang memiliki daging paling banyak dan bisa dikembangkan di Indonesia. Pilihan pun jatuh kepada Belgian Blue ini," katanya.

Meski enggan merinci jumlah investasi yang ditanamkan dalam penelitian Belgian Blue ini, Yogi menuturkan sangat puas dengan hasil yang dikembanglan BET Cipelang. Bahkan pihaknya berencana membuka peternakan sapi potong jenis Belgian Blue di sekitar BET Cipelang.

Langkah investasi yang dilakukan oleh PT Lembu Biru ini juga diapresiasi Staff Ahli Menteri Bidang Investasi Pertanian, Syukur Iwantoro. “Ketersediaan investor yang menjadi motor penggerak percepatan bibit-bibit unggul. Apalagi dalam pengembangan teknologi seperti ini memerlukan biaya yang cukup besar. Mulai dari survei bibit unggulnya, pembelian sampel, pengiriman hingga pengembangannya,” ungkapnya.

Tak hanya investasi dalam bentuk modal, kerjasama teknis juga dilakukan oleh pemerintah untuk meningkatkan kemampuan SDM dalam pembibitan dan kelahiran Belgian Blue. “Kita akan lakukan transfer teknologi dengan Belgia. Kita kirim tenaga ahli untuk belajar kesana tentang pembibitan Belgian Blue. Selain itu, ahli sapi Belgia juga dikirimkan kesini untuk pendampingan," ungkapnya.

Duta Besar Belgia untuk Indonesia, Patrick Hermann mengaku kagum dengan keberhasilan Indonesia, karena secara tidak langsung Belgia berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan melalui peternakan salah satunya di Indonesia. (Sumber : www.tabloidsinartani.com)

Post a Comment

Start typing and press Enter to search