Tuesday, February 21, 2017

Semangat Penas Petani Nelayan dari Era Soeharto hingga SBY

Sepanjang pemerintahan dipimpin oleh Presiden Soeharto hingga Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sudah ada 14 Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan. Penas pertama kali dilaksanakan pada tahun 1971. Pada tahun ini rencananya, diselenggarakan Penas Petani Nelayan XV, pada 6-11 Mei 2017 di Aceh. Presiden Joko Widodo direncakan hadir.

Sejarah Pekan Pertemuan nasional para tokoh tani telah mengalami sejarah yang panjang. Bahkan penas telah ikut memberi warna nasionalis kepada para petani. Meraka merasa satu bangsa yang satu yakni bangsa Indonesia, karena pertemuan Penas.

Penas Pertama dilakukan Desa Cihea, Ciranjang, Cianjur Jawa pada 18-25 Septemner 1971 dengan tema Meningkatkan  Peranan Petani dalam Program Pembangunan Pertanian.

Penas II dilaksanakan di Desa Wringin Telu, Jember, Jawa Timur pada tanggal 23-29 Juni 1974 dengan tema  Meningkatkan Partisipasi Petani Nelayan dalam Pelita II.

Penas III dilaksanakan di Desa Sempidi, Badung, Bali pada 20-29 April 1980 dengan tema Keserasian   Kegiatan-Kegiatan Pembangunan  Usaha     Tani Nelayan Dengan Kesempatan Kerja  dan  Pendapatan Keluarga dengan Peningkatan Gizi  dan Dengan   Kelestarian Lingkungan Hidup dan Sumber Alam.

Penas IV dilaksanakan di Desa Tawid, Batu Benawa, Hulu Sungai Tengah, Kalsel pada 22-27 Juni 1981 dengan tema Tingkatkan Produksi dan Pengadaan Pangan bagi Kesejahteraan Bangsa dan Umat Manusia

Penas V dilakukan  di Desa Purbolinggo, Lampung Tengah, Lampung pada 22-26 Agustus 1983 dengan tema Meningkatkan Kemampuan, Peranan dan Peran serta Petani Nelayan Sebagai Upaya Untuk Mencapai Pertanian Tangguh

Penas VI dilakukan di Desa Marihat Bandar, Simalungun, Sumatera Utara pada 22-27 Juli 1986 dengan tema Mewujudkan Petani Nelayan Tangguh Dalam Menyukseskan Lepas Landas Pembangunan Pertanian, Melalui Peningkatan Peranan Kontak Tani Nelayan Dalam Kelembagaan Ekonomi Pedesaan Yang Sehat dan Kuat.

Penas VII dilaksanakan di Pangkep, Sulawesi Selatan pada 8-10 Juli 1988 dengan tema Memantapkan Keterpaduan Kelompok Tani Nelayan dan KUD Untuk Mewujudkan Petani Tangguh dan Keluarga Sejahtera.

Penas VIII dilaksanakan di Desa Sawitan, Mungkid, Magelang Jawa Tengah pada 15-20 Juli 1991 dengan tema Dengan Semangat Penas Pertasi Kencana 1991, Kita Mantapkan Petani Nelayan Tangguh, KUD Mandiri dan KB Mandiri Yang Berwawasan Lingkungan Guna Mewujudkan Keluarga Sejahtera.

Penas IX dilaksanakan di Desa Geres, Gerung Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat pada 16-22 Juli 1996 dengan tema Melalui Agribisnis, Koperasi Mandiri dan Pembangunan Keluarga Sejahtera, Kita Tingkatkan  Kualitas Sumberdaya Manusia dan Upaya Penangulangan Kemiskinan

Penas X dilaksanakan di Tasikmalaya Jawa Barat pada 20-25 Oktober 2001 dengan tema Melalui      Pengembangan Agribisnis dan Agroindustri Kita Tingkatkan Kesejahteraan Petani dan Nelayan.

Penas XI dilakukan di Desa Sasaran, Tondano, Minahasa Sulawesi Utara pada 5-10 Juni 2004 dengan tema dengan Membangun Kepemimpinan Kontak Tani Nelayan Kita Kembangkan Kemitraan   Agribisnis   Menuju Petani Nelayan Mandiri.

Penas XII dilakukan di Desa Sembawa, Banyuasin Sumatera Selatan pada 7-12 Juli 2007 dengan tema Dengan Revitalisasi Pertanian Kita   Tingkatkan   Kemandirian dan Kemitraan Menuju Kesejahteraan Petani Nelayan

Penas XIII dilakukan di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur pad a18-23 Juni 2011 dengan tema Melalui Pemberdayaan Petani Nelayan dan Penguasaan Tekhnologi  Tepat  Guna,   Kita Kembangkan Daya Saing Perekonomian Nasional Dalam Rangka Peningkatan Pendapatan Petani Nelayan.

Penas XIV dilakukan di Kepanjen, Malang Jawa Timur pada 7-12 Juni 2014 dengan tema Memantapkan Kepemimpinan dan Kemandirian Kontaktani Nelayan Dalam Rangka Pengembangan Kemitraan dan Jejaring Usaha Tani Guna Mewujudkan Kesejahteraan Petani Nelayan. (Sumber : tabloidsinartani.com)

Post a Comment

Start typing and press Enter to search