Tuesday, February 21, 2017

Petani Ronda Malam di Lahan Cabai

Tingginya harga komoditi cabai rawit bukan hanya membawa dampak positif sekaligus manfaat bagi petani tetapi juga memberikan kerja ekstra yakni harus melakukan ronda malam di area sawah sebelum panen.

Udara dan suasana dingin menyelimuti udara malam di sekitar area persawahan di Desa Beremis Selong, Kabupaten Lombok Timur NTB. Daun tanaman cabai dan tomat milik Rubianto (petani) masih terlihat basah sisa hujan sore harinya. Rubianto duduk di berugak kecil di tengah sawahnya bersama dua orang lainnya. Mereka ditemani secangkir kopi panas dan beberapa batang rokok guna mengusir dinginnya udara malam.

Mereka bukan hanya ingin menangkal serangan hama penyakit tetapi juga serangan berupa pencurian oleh manusia. “Besok pagi kami akan panen, karenanya ini sekarang kami ronda,” katanya.

Rudi, sapaan akrab Rubianto menjelaskan hanya berbekal senter dan pencahayaan seadanya mereka melakukan pemantuan keliling area sawah yang ditanam cabai rawit seluas 70 are. Diakuinya kenaikan harga cabai memberikan efek yang sangat menguntungkan baginya sebagai petani cabai.  Biasanya sekali panen hanya mendapatkan sekitar Rp. 9.000.000, tetapi sekarang ini bisa mendapatkan sekitar Rp. 13.000.000. Apabila dikelola dengan baik dan benar maka akan memberikan dampak yang positif dan bisa mendapatkan keuntungan 3 kali lipat dengan harga saatnya dari modal yang dikeluarkan jelasnya. (Sumber : tabloidsinartani.com)

Post a Comment

Start typing and press Enter to search