Tuesday, February 21, 2017

Merauke, Sentra Padi di Timur Negeri

Ada tugu bertuliskan titik koordinat 141 1’ 10 E 8 25 45 S diperbatasan itu. Suasanya tenang, kehidupan masyarakatnya terlihat tentram dan aman, jauh dari kesan mengerikan. Inilah tugu perbatasan yang memisahkan antara Republik Indonesia (RI) dan Papua New Guinea (PNG) yang berada di distrik Sota, Kabupaten Merauke.

Sebelum sampai di titik koordinat ini, kita akan melintasi sebuah menumen bernama ‘ tugu kembar’, Jika di perhatikan tugu ini berdiri sendiri di distik Sota ini, tapi mengapa disebut tugu kembar. Pasti ada tugu yang satu lagi! Ya memang ada, tapi posisinya tidak berada di distrik itu, tetapi berada di titik nol Indonesia yakni di Kabupaten Sabang, Nangroe Aceh Darussalam.

Inilah Kabupaten Merauke, kabupaten di Ujung Negeri yang kini terus menggeliat menjadi sentra padi. Lebih dari satu juta hektar lahan tadah hujan yang menghampar datar siap menjadi Lumbung Pangan Nasional. Tanda-tanda ‘geliat’ mulai terlihat pekan lalu. Tepatnya berada di desa Nggutibob, Distrik Tanah Miring yang berjarak 1,5 jam dari perbatasan RP-PNG dan 1,5 jam dari kota Merauke itu, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, melepas ekspor perdana beras ke PNG.

Acara pelepasan ini juga dihadiri Gubernur Papuas Lukas Enembe, Asisten Teritorial Kasad, Mayjen TNI. Komarudin Simanjuntak, Konsulat Jenderal Papua Nugini, Geoffrey Wiri, Anggota Komisi IV DPR RI, dan Sulaiman Hamzah, Bupati Merauke Frederikus Gebze, Wakil Bupati Sularso, Kepala Balitbangtan, M. Syakir dan pejabat lainnya.

Pada saat pelepasan itu memang jumlah beras yang diekspor baru satu truk, namun Mentan sangat puas, “yang penting saat ini pecah telur dulu”. Artinya, jika selama ini pasokan beras ke Merauke harus didatangkan dari berbagai tempat seperti dari Jawa, namun hari ini telah dibuktikan bahwa daerah ini sudah mampu mengekspor beras.

Mentan pun merasa kagum, begitu cepat terjadinya perubahan itu. Pasalnya baru dua tahun yang lalu Mentan bersama Presiden RI berkunjung ke Merauke untuk menjadikannya sebagai lumbung pangan nasional, kini sudah menjadi kenyataan. (Sumber tabloid sinar tani)

Post a Comment

Start typing and press Enter to search