Tuesday, February 21, 2017

Jarwo Super Menyulap Merauke Jadi Lumbung Pangan

Ada tiga varietas yang di tanam di Lokasi Demfarm Kampung Nggutibob, Tanah Miring, Merauke, yakni varietas Inpari 31, 32 dan 33. Setelah dilakukan panen pekan lalu oleh Menteri Pertanian, Varietas Inpari 33 yang mencapai produksi tertinggi, 8,5 ton Gabah Kering Panen (GKP).

Kepala BPTP Papua, Dr. Ir. Yuliantoro Baliadi, MS, bercerita, tanaman yang di Panen oleh Menteri Pertanian ini adalah padi yang ditanam pada musim gaduh 2016 dengan system Jarwo super, tanaman ini tepatnya ditanam pada bulan November 2016 lalu. Di lokasi demfarm ini biasanya hanya bisa dilakukan penanaman padi 1- 2 kali setahun, namun dengan Jarwo Super terjadi percepatan musim tanam sehingga pada musim tanam yang ke-3 sisa air masih bisa digunakan secara optimal.

Teknologi Jarwo merupakan implementasi terpadu teknologi budidaya padi dengan lima komponen teknologi pelengkap, yaitu penggunaan varietas unggul baru, biodekomposer, pupuk hayati, pengendalian OPT, serta penggunaan alat dan mesin pertanian.

Dalam sistem Jarwo Super Merauke, penanaman padi menggunakan indo jarwo transplanter. Mesin Indo Jarwo Transplanter ini di samping mempercepat waktu dan menurunkan biaya tanam, diharapkan dapat mensubtitusi  masuknya mesin tanam impor sistem tegel. Untuk menanam 1 ha bibit padi, alsin Indo Jarwo ini memerlukan waktu sekitar 5-6 jam atau setara dengan 25 tenaga kerja tanam.

Yuliantoro menambahkan, teknologi Jarwo Super adalah teknologi budidaya terpadu padi sawah irigasi berbasis tanam jajar legowo 2 : 1. Teknologi tersebut mampu menghasilkan jumlah populasi tanaman 213.300 tanaman/hektar atau 33,31% lebih banyak dibandingkan tanam tegel 25 cm x 25 cm, dengan populasi tanaman hanya 160.000/ha.

Penanam padi dengan Jajar Legowo pada 13 Provinsi, salah satunya di di Kampung Nggutibob, Distrik Tanah Miring Kabupaten Merauke seluas 20 ha.

Demfarm Nggutibob

Yuliantoro lebih jauh menceritakan bahwa ada beberapa alasan penetapan Nggutibob menjadi demfarm Jarwo Super, diantaranya kampung ini telah memeiliki long storage dengan ketersediaan air cukup hingga saat pelaksanaan Musim Tanam ke-3 (Off-Season).(sumber tabloidsinartani.com)

Post a Comment

Start typing and press Enter to search