Tuesday, February 21, 2017

Gejolak harga bawang merah dan cabai cukup.......

Gejolak harga bawang merah dan cabai cukup memberikan efek inflasi bagi perekonomian Indonesia. Sudah banyak cara yang pemerintah lakukan untuk meredam gejolak tersebut. Namun belum sepenuhnya harga dua komoditi tersebut takluk.

Kini ada cara baru pemerintah meredam gejolak harga yakni melalui tangan-tangan petani. Pemerintah menyebutnya Petani Champion. Petani ini akan bermitra langsung dengan pemerintah dalam mengendalikan harga.

“Jadi kita (Ditjen Hortikultura,red) sudah membentuk Champion yang siap mendukung pasokan harian,” kata Direktur Jenderal Hortikultura, Spudnik Sudjono dalam jumpa pers di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Untuk membeli produk petani, Ditjen Hortikultura sudah meneken kontrak alias Nota Kesepahaman (MoU) dengan Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI). Nantinya perusahaan pelat merah itu berkordinasi dengan petani untuk memastikan ketersediaan dan mengatur pasokkan ke pasar, khususnya DKI Jakarta.

“Mereka akan mengambil produk dari Kelompok Tani (Poktan) melalui Champion selanjutnya didistribusikan ke Paskomnas dan PD Pasar Jaya secara retail,” kata Spudnik. Namun dia mengakui, selama tahun 2016 peran PPI belum maksimal. Karena itu tahun 2017, pemerintah akan memacu perusahaan negara bidang perdagangan itu agar bisa bergerak maksimal.

Menurut Spudnik, saat ini sudah ada petani yang tergabung dalam Champion. Di antaranya di Magelang, Temanggung, Cianjur, Bandung, Garut, Lombok Timur, Sumedang, dan Tasikmalaya. Pemerintah berharap, Champion akan memasok 30% dari total kebutuhan cabai dan bawang merah atau 8-10 ton/hari ke pasar DKI Jakarta.

Untuk harga bawang merah dan cabai di petani, khusunya yang tergabung dalam Champion, Spudinik mengatakan, akan memakai Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No.63/2016. Dalam peraturan itu, ditetapkan harga dasar cabai rawit Rp 17 ribu/kg dan cabai merah keriting dan merah besar Rp 15 ribu/kg. Untuk bawang merah terbagi dalam tiga jenis yakni, konde basah Rp 15 ribu/kg, konde askip Rp 18.500/kg, dan rogol askip Rp 22.500/kg. (Sumber : tabloidsinartani.com)

Post a Comment

Start typing and press Enter to search