Friday, February 24, 2017

CPCL Valid, Kunci Bantuan Tepat Sasaran

Data petani menjadi salah satu penentu alokasi bantuan yang pemerintah berikan. Namun kerap kali laporan CPCL (Calon Penerima, Calon Lokasi) yang datang dari Pemerintah Daerah tidak valid. Akibatnya, bantuan menjadi salah sasaran.

Karena itu, Kementerian Pertanian dalam pertemuan Pemantapan Kegiatan Tahun Anggaran 2017 di Solo, beberapa waktu lalu, akan menyelesaikan CPCL tersebut. Dirjen Tanaman Pangan, Kementerian Pertanian, Sumardjo Gatot Irianto meminta dinas pertanian agar cepat menyelesaikan CPLCL, data petani diverifikasi dan divalidasi kembali.

“Kita ketahui lahan jagung dan kedelai lahan bersaing. Tolong sekali lagi CPCL dimainkan. Begitu juga alsintan alokasinya mana tolong diselesaikan,” katanya.

Sementera itu Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian, Kementerian Pertanian, Pending Dadih Permana mengatakan, pemerintah sudah mengalokasikan bantuan, kini tinggal kecepatan CPCL. Namun Pending mengingatkan, CPCL harus valid, sehingga pemberian bantuan tepat sasaran.

“Kita ingin ada akuntabilitas, secara program dan teknis bisa dipertanggungjawabkan, termasuk bantuan ke petani, sehingga CPCL juga valid tidak ditarik kemana-mana,” katanya.

Kementerian Pertanian katanya, melalui Simluhtan sebenarnya sudah memiliki data petani, bahkan data tersebut by name by addres. Saat ini jumlah petani sebanyak 14-15 juta orang dan sudah ada NIK (Nomor Induk Kependudukan).

Data di Simluhtan tersebut sudah mencatat kelompok tani hingga ke kecamatan, bahkan nama petani dan penyuluh plus nomor telepon gengamnya. “Kita perbaiki data CPCL melalui Simluhtan. Kita sudah selesaikan data 547 kelompok tani yang terdaftar dari total 700 ribu kelompok tani. Ini bisa digunakan untuk menyusun susun RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok,” tutur Pending. (Sumber : tabloidsinartani.com)

Post a Comment

Start typing and press Enter to search