Tuesday, February 21, 2017

Cara merawat si pedas ini tahan dari serangan hama

INFO TERBARU - Bagi yang ingin menanam cabai sendiri di pekarangan ada beberapa tips dalam merawat tanaman. Seperti diungkapkan Pranata Humas Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan Malang, Yeniarta.

“Cabai yang ditanamnya merupakan jenis organik, sehingga saya hanya menggunakan pupuk kandang seperti kotoran kambing dan pembersihan gulma secukupnya,” katanya.

Dalam bertanam cabai, Yeni berpesan agar jangan menggunakan bahan kimia, baik pupuk maupun pestisida. Untuk itu dia menyarankan, agar kita rajin membersihkan gulma, pemupukan dan pemeliharaan secara teratur. “Jika sudah kelihatan mulai kena penyakit sebaiknya segera ditangani agar tidak menjalar ke tanaman cabai lainnya,” ujar Yeni.

Selama masa bertanam cabai, Yeni mengaku cabainya belum terkena penyakit. Namun dirinya mengaku mendapatkan cara alami mengobati tanaman cabai yang terkena daun keriting dan menguning dari pengalaman sang kakak.

“Kakak saya menggunakan 10 siung bawang merah yang diparut kemudian dicampur dengan air sebanyak 1 liter. Bahan ini kemudian disemprotkan kepada tanaman cabai yang sakit,” cerita Yeni.

Serupa dengan Yeni, Mukhtar juga mengurangi pupuk kimia, bahkan menggantinya dengan pupuk organik dan kompos. “Kalau bisa dibilang cara budidaya ini lebih ke organik karena memang untuk kebutuhan sendiri, kita lebih tahu dan hati-hati,” tuturnya.

Untuk mengobati cabai yang terkena penyakit keriting, Mukhtar sendiri menggunakan ramuan alami yang diraciknya sendiri. Salah satunya dengan mencampur brotowali (1 kg), kapur (10 sendok makan) dan kunyit (1 kg). “Kesemuanya ditumbuk halus dan ditambahkan air sebanyak 30-50 liter. Kemudian didiamkan selama 24 jam untuk kemudian disaring dan siap digunakan untuk disemprot ke pohon cabai,” cerita Mukhtar.

Ramuan lainnya yang bisa digunakan adalah dengan memakai abu dapur (2 kg), tembakau (250 gram) dan belerang (3 ons). Ketiga bahan tersebut direndam dalam air selama 3-5 hari lamanya. “Lalu disaring dan disemprotkan pada tanaman yang terkena penyakit keriting,” jelas Mukhtar.(Sumber : tabloidsinartani.com)

Post a Comment

Start typing and press Enter to search